oleh

Apresiasi Kakanwil Kemenag Zahdi : Suatu Prestasi Yang Patut Diapresiasi

Bengkulu, Annirell.Com >> Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr. H. Zahdi Taher, M.H.I menyampaikan apresiasi kepada Pemda Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang berhasil memborong 3 penghargaan dari seluruh kategori realisasi APBD dari Kementerian Dalam Negeri.

Adapun Pemprov Bengkulu dinobatkan sebagai Peringkat Pertama realisasi peningkatan PAD dari tahun 2020 hingga 2021. Bumi Raflesia juga dinobatkan sebagai Pemprov dengan realisasi Belanja Daerah Tertinggi (Peringkat Ketiga) tahun 2021. Selain itu, Kemendagri juga memberikan penghargaan kepada Pemprov Bengkulu sebagai Pemda dengan realisasi Pendapatan Daerah tertinggi (kelima) dari tahun 2020 hingga 2021.

β€˜β€™Atas nama keluarga besar Kemenag se-Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat kepada Pemprov Bengkulu. Tentu ini suatu prestasi yang membanggakan dan patut kita apresiasi,’’ ungkap Zahdi di Bengkulu. Jum’at, (03/06/22).

Begitupun Kakanwil berharap, apresiasi dari Kemendagri menjadi semangat dan motivasi bersama dalam menjalankan program kerja untuk kemaslahatan bagi umat di Provinsi Bengkulu.

β€˜β€™Kanwil Kemenag berkomitmen akan terus mendukung, bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov dalam merealisasikan program-program kemaslahatan umat di Provinsi Bengkulu. Ini semua demi terwujudnya masyarakat yang taat beragama, rukun, cerdas, dan sejahtera lahir batin dalam rangka mewujudkan Bengkulu yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,’’ lanjut Kakanwil.

Apalagi menurut Zahdi, fokus pemerintah saat ini yakni pengendalian pandemi Covid 19 dan pemulihan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Bengkulu juga sempat mengalami kontraksi akibat pandemi.

β€œKarenanya kita berharap dan terus berdoa, pertumbuhan ekonomi khususnya di Provinsi Bengkulu menunjukkan tren positif. Tentu saya mengajak jajaran Kemenag se-Provinsi Bengkulu untuk terus menjalankan program dengan meningkatkan serapan anggaran,’’ pinta Kakanwil. Karena Salah satu tolok ukur dalam menggerakkan ekonomi adalah penyerapan anggaran,’’ pungkasnya.(***/hms)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan