oleh

Beberapa Kendala Kesiapan Call Center 112 Pemkot

Bengkulu, Annirell.Com >> Pemerintah Kota melalui Staf Direktorat Pengembangan Pitalebar Ditjen PPI Kemkominfo Wibi Noviardi mengungkapkan bahwa, persiapan launching layanan Call Center 112 Pemkot Bengkulu baru mencapai 70 persen dan masih banyak komponen-komponen yang harus dipenuhi lagi. Hal ini berkaitan dengan kesiapan jaringan komunikasi serta sumber daya manusia yang menangaji akan hal ini.

โ€œKalau kami lihat untuk verifikasi kesiapan 112 di Kota Bengkulu bisa dibilang sudah mencapai 70 persen. Jadi tinggal koordinasi ke berbagai OPD, penyedia jasa, dan tugas kami nanti 10 persen nya itu ke teman-teman operator,โ€ ungkap Wibi, Jumat (4/3/2022).

Ia menambahkan bahwa Kemkominfo akan memastikan beberapa operator dalam mendukung layanan Call Center 112.

โ€œJadi nanti kita memastikan teman-teman operator yang ada di operator seluler dan DSI juga serta yang ada di kota Bengkulu bisa menghubungkan masyarakat dan jika ada yang menelepon nanti, masuk ke call center 112 kota Bengkulu ini secara gratis,โ€ jelasnya.

Ada beberapa kompenan sambungnya yang mesti disempurnakan dan dikejar target.

โ€œJadi memang PR untuk dinas kominfo itu timelinenya. Pertama tadi seperti kekurangan perangkat, itu akan segera disediakan. Kemudian pelatihan SDM, koordinasi ke temen-temen dinas terkait. Selain itu, secara paralel harus koordinasi juga dengan instansi di luar Pemda, seperti Polsek, Polres, mungkin juga nanti PLN, PDAM, kemudian PMI atau Basarnas,โ€ tutupnya.

Atas koordinasi antara Pemkot dan Kemkominfo, Kadis Kominfo Kota Eko Agusrianto memberikan apresiasi atas sinergitas ini, guna menyempurnakan dalam kesiapan Call Center 112 Pemkot Bengkulu.

โ€œYa, alhamdulillah kita memberikan apresiasi yang luar biasa ya dengan Kementerian Kominfo atas support dan dukungan terhadap rencana untuk terwujudnya 112,โ€ ucap Eko.

Eko juga menerangkan bahwa pihaknya akan memenuhi beberapa komponen yang mesti disempurnakan.

โ€œDari hasil verifikasi tadi tinggal ada beberapa hal yang harus disegerakan. Ini sudah dibicarakan, dari kesiapan artinya masalah dokumen itu sudah, sistem juga, kemudian perangkat sarana-prasarana. Walaupun memang masih ada beberapa hal, insya allah kita optimis akan diusahakan ditanggal 17 Maret ini launching, misal belum pokoknya paling lambat di bulan Maret ini,โ€ bebernya. (R01/mc)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan