oleh

Buah Manis Dari Keseriusan RSHD “Membahagiakan Masyarakat”

Kota Bengkulu >> Pelayanan Kesehatan yang prima dan ramah selain fasilitas kesehatan yang lengkap dimiliki dari setiap rumah sakit. Hal ini diterapkan Rumah Sakit Harapan Doa Kota Bengkulu, dengan prinsip “No Julemi (No Jutek, No Lelet, No Telmi).
Dengan semboyan dan terus berbenah dan pelayanan yang prima tersebut, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi sangat bahagia rumah sakit kebanggaan warga yakni Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu. Akan prestasi ini RSHD mendapatkan Akreditasi tingkat โ€œParipurnaโ€ bintang lima dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Kementerian Kesehatan RI.

Memaknai dan mensyukuri prestasi tersebut, Helmi dan Dedy memberikan hadiah spesial untuk jajaran RSHD. Pemberian hadiah spesial tersebut diwakilkan oleh oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Arif Gunadi, saat memimpin apel bersama di halaman RSHD, Rabu (9/11/2022).

Di kesempatan tersebut, Sekda Kota Bengkulu Arif menyampaikan pesan singkat dari Walikota dan Wawali kepada jajaran RSHD, untuk berkomitmen dengan diraihnya predikat paripurna ini, RSHD akan semakin meningkatkan pelayanan paripurna bagi masyarakat. Ia menambahkan keinginannya RSHD memiliki SDM berkualitas dan mengedepankan pelayanan prima ke masyarakat, sesuai dengan keinginan Walikota dan Wawali. Apalagi RSHD ini di cap sebagai rumah sakit terbaik di dunia oleh orang nomor 1 di Kota Bengkulu tersebut.

โ€œKita berharap pelayanan di RSHD lebih baik ke depannya. Pelayanan paripurna bagi masyarakat harus ditingkatkan mulai dari tingkatan terbawah hingga ke atas. Dan kita juga berharap RSHD dapat naik tipe dari C ke B nantinya,โ€ ungkap Arif.

Adapun akreditasi rumah sakit sendiri merupakan upaya untuk melindungi pasien dari pelayanan sub-standar melalui pelayanan yang sesuai dengan standar dan prosedur, mulai dari sumber daya manusia, administrasi dan komunikasi, peralatan medis, hingga fasilitas penunjang lain serta upaya peningkatan mutunya.

Akreditasi paripurna ini merupakan predikat hasil penilaian tertinggi yang diberikan berdasarkan penilaian terhadap manajemen mutu dan keselamatan pasien yang diterapkan di rumah sakit. Penilaian tersebut meliputi ketersediaan SDM, sarana prasarana serta proses pelayanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.(***)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan