Eksploitasi Anak, 3 Pria Diamankan Polresta Bengkulu

Kota Bengkulu >> Ungkap kasus dugaan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan serta Tindak Pidana Eksploitasi Secara Ekonomi dan Seksual dan Persetubuhan Terhadap Anak, Sat Reskrim Polresta Bengkulu Polda Bengkulu berhasil mengamankan 3 orang pria sebagai terduga pelaku.

“Ketiga orang terduga pelaku tersebut berhasil diamankan setelah kita menerima Laporan Polisi pada tanggal 17 Januari kemarin”, terang Kabag Ops Polresta Bengkulu Polda Bengkulu Kompol Jufri, S.IK, didampingi Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau, S.IK., MH dan Kasi Humas AKP Sugiharto saat menggelar konferensi pers kemarin Kamis (19/01).

Hasil pemeriksaan sementara, kasus eksploitasi anak bermula saat korban seorang pelajar perempuan yang masih berumur 15 tahun menginap dirumah pelaku yang berada di Kelurahan Kebun Beler Kecamatan Ratu Agung pada bulan Desember tahun 2022 lalu sembari meminta pelaku untuk mencarikan pelanggan tambahnya.

Pelaku yang berusia 30 tahun tersebut kemudian menghubungi kenalannya, sebut saja kumbang (40) dan menawarkan korban dengan harga Rp 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) yang langsung disanggupinya dengan memberikan uang muka sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah), kemudian membawa korban kerumahnya untuk melakukan hubungan suami istri, dan setelahnya diberi uang Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) sebagai sisa pembayaran” sambung Kabag Ops.

“uang yang diterima pelaku berusia 30 tahun kemudian dibagi dengan rekannya yang berusia 24 tahun dan dibelikan kebutuhan pokok seperti beras dan minuman keras yang berhasil kita sita sebagai barang bukti hasil kejahatan” tegasnya lagi sembari menyebut pelaku 30 tahun juga sempat melakukan persetubuhan dengan korban sebanyak 4 kali.

Akibat kejadian tersebut, keluarga korban tidak terima dan membuat laporan polisi untuk ditindak lanjuti pungkasnya mengakhiri. (***)

Polres Benteng Berhasil Amankan BB Motor Curian Hingga ke Empat Lawang

Bengkulu Tengah >> Polres Bengkulu Tengah bersama Polsek Talang Empat berupaya keras agar bisa memulangkan motor warganya yang telah dicuri beberapa waktu lalu, Kamis (19/01/2023).

Titik terang bermula dari kabar tertangkapnya tiga pelaku di Polsek Sukaraja pada 16 Januari lalu. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Anuardi, S.I.K., M.Si., CPHR menjelaskan berdasarkan keterangan salah satu pelaku sepeda motor merk Yamaha jenis Mio J milik warga Bengkulu Tengah itu telah ia jual kepada seseorang inisial Ag di desa Lubuk Sepang Kec. Pendopo Kab. Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Kemudian Anggota opsnal melakukan penyelidikan terhadap informasi yang didapat mencari keberadaan sepeda motor sesuai dengan petunjuk. Sekira jam 22.00 wib hari Rabu tanggal 18 Januari 2023 anggota opsnal mendatangi rumah Ag. Namun sayangnya Ag sedang tidak berada dirumah. Petugas kemudian meminta keterangan kepada istri Ag. Benar saja istri Ag mengatakan sang suami pernah membeli sepeda motor korban pencurian tersebut namun hanya beberapa hari keberadaan motor tersebut dirumah.

Situasi kemudian berubah menjadi tegang, karena banyak masyarakat yang telah mengerubungi rumah Ag. Tak mau terjadi permasalahan anggota opsnal bergerak meninggalkan desa Lubuk Sepang, dan melakukan kordinasi dengan kepala desa setempat.

“Setelah terjadi percakapan antara kepala desa dengan orang tua Ag akhirnya pihak keluarga menyerahkan sepeda motor tersebut,” terangnya. (***)

Annirell.Com - Media Siber - Berita, Publikasi, Banner dan Ucapan - Hotline : 082176018559 - 087791104004..🤗

Begal Ambulance di Dor Saat Ditangkap

Rejang Lebong >> Satu lagi pelaku pencurian dengan kekerasan mobil Ambulance berinisial RR (21) warga kecamatan Biduriang Kabupaten Rejang Lebong ( RL ) berhasil ditangkap Polres RL.

Kapolres RL Tonny Kurniawan melalui Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Rejang Lebong IPDA Gibran Gani Mandica, S.Tr.K didampingi Kasi Humas Polres Rejang Lebong IPTU Bertha Anggraini, SH dalam press conference hari ini (18/01/23) menyampaikan, tersangka RR ditangkap pihaknya pada Senin tanggal 16 Januari 2023 sekitar pukul 13.00 WIB.

”Tersangka ini kami tangkap saat sedang berada di Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel), ” sampai Kanit Pidum.

Ia menerangkan tersangka RR ditangkap pihaknya lantaran melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap tenaga kesehatan Ambulance di Jalan Lintas Curup – Lubuk Linggau tepatnya di Desa Kepala Curup Kec. Binduriang sedang berada di Kota Lubuk Linggau.

Adapun Tersangka tambahnya, melakukan aksinya bersama dua orang rekannya berinisial DS (21) EDS (34) yang sudah tertangkap terlebih dahulu pada Hari Sabtu tanggal 30 Juli 2021 sekira pukul 01.00 WIB.

”Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan tindakan tegas terukur lantaran mengancam anggota yang akan menangkapnya, ”jelas Kanit Pidum.

Kanit Pidum menambahkan, dari tersangka berhasil disita barang bukti berupa 1 (satu) unit Handphone merk Oppo warna hitam, 1 (satu) buah kotak handphone merk Redmi 6A warna merah maron, 1 (satu) unit tensi air raksa.

”Tersangka akan kami jerat dengan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara, ”beber Kanit Pidum.

Untuk diketahui , satu unit mobil ambulans milik Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, dibegal di kawasan Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau 3 Juli 2021. (***)

Petani Pekan Sabtu Mengadu ke Gubernur Rohidin, Ini Tanggapannya

Kota Bengkulu >> Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam kepemimpinannya melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, untuk menangani permasalahan warga ditanggapi dengan maksimal.

Hal ini terkait pengaduan masyarakat Kelompok Tani Regional di Wilayah Pekan Sabtu Kota Bengkulu yang saat ini bermasalah dengan pihak lain.

“Jadi tadi kita menerima pengaduan masyarakat atas permasalahan lahan yang mereka garap selama ini. Prinsip Pemprov Bengkulu bersama BPN akan menelusuri terlebih dahulu sejarah lahan yang ada. Untuk itu tadi saya meminta OPD teknis bersama BPN untuk mencari data yang jelas,” jelas Gubernur Rohidin usai terima hearing LSM Maju Bersama terkait Konflik Tanah Kelompok Tani Regional di Wilayah Pekan Sabtu Kota Bengkulu, di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (10/01/2023).

Adapun lahan tersebut yang saat ini bermasalah, tidak tercatat sebagai aset Pemprov Bengkulu, sesuai Data BPKD Provinsi Bengkulu, maupun sebagai aset dari PUPR Provinsi Bengkulu.

Sedangkan kelompok Tani Regional Wilayah Pekan Sabtu Kota Bengkulu diketahui juga belum terdaftar di Dinas TPHP Provinsi Bengkulu.

“Juga dari BPN Bengkulu belum bisa memastikan terkait legalitas lahan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan pengambilan data di lapangan,” tutupnya.

Sementara itu mereka yang menguasai tanah yakni kelompok Tani Regional Pekan Sabtu Kota Bengkulu mengklaim, sejak mereka menggarap lahan seluas 6 hektar di lokasi Pekan Sabtu pada 2008 lalu, belum pernah ada pihak yang memiliki lahan tersebut.

Barulah pada 2020 ada pihak yang menyatakan lahan seluas 26 hektar yang didalamnya termasuk lahan 6 hektar yang digarap Kelompok Tani Regional Pekan Sabtu.

Atas kondisi ini Kelompok Tani Regional Pekan Sabtu berharap ada solusi terbaik dari Pemprov Bengkulu. Sehingga mereka kembali bisa mencari nafkah di lahan dimaksud secara aman tanpa terusik dari pihak manapun.

“Tadi respon dari Pak Gubernur sangatlah baik. Kami berharap ada perhatian dari solusi terbaik dari permasalahan ataupun konflik yang sedang kami hadapi ini,” ungkap Sekretaris Kelompok Tani Regional Pekan Sabtu Asrin. (***)

Curi Sawit Warga, Dua Pemuda Asal Pino Dikenakan Wajib Lapor

Pino, Bengkulu Selatan >> Dua orang petani muda asal Desa Tanjung Eran, kecamatan Pino menunjukkan perilaku yang tidak terpuji. Bagaimana tidak, Migi (17 thn.) dan Rige (20 thn.) dengan tega mencuri buah kelapa sawit milik tetangganya sendiri Sahirman (44 thn.) beberapa waktu lalu. Perbuatan keduanya kemudian terlihat oleh sang pemilik saat melancarkan aksi.

Tak ingin menjadi permasalahan yang semakin memanas. Bhabinkamtibmas Polsek Pino Briptu Redho ambil bagian dalam upaya perdamaian kedua belah pihak. Senin pagi (09/01/2023) Ia mengumpulkan para pihak yang berselilih beserta dengan tokoh agama, tokoh adat dan perangkat desa setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemuda tanggung itu mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Pak Sahirman pun dengan besar hati memaafkan kedua pelaku tersebut dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum.

“Alhamdulillah proses problem solving kali ini berjalan dengan lancar. Kepada kedua pemuda tersebut dikenakan wajib lapor di Polsek Pino setiap hari senin dan kamis,” terangnya. (***)

Jadi Pelaku Curanmor, Dua Pemuda Ditangkap Polisi

Kota Bengkulu >> Dua bandit spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi diwilayah kota Bengkulu dibekuk tim gabungan Polsek Muara Bengkulu, Polsek Kampung Melayu dan Polsek Gading Cempaka.

Adapun kedua pelaku yakni JP (20) warga Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah, dan HJ (19) warga Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu.

Keduanya pelaku tersebut ditangkap setelah mencuri sepeda motor milik Iqbal Ferdi (21) pemuda asal Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Aksi pencurian ini dilakukan dikawasan Jalan WR Supratman Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu.

Akan hal tersebut, Kasi Humas Polresta Bengkulu, AKP Sugiharto membenarkan adanya penangkapan. Keduanya ditangkap didua lokasi berbeda di Kota Bengkulu dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Muara Bangkahulu.

“Iya dua orang pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Muara Bangkahulu.” Sampai Kasie Humas Polresta Bengkulu kemarin ( Sabtu, 07/01/23).

Kronologi kejadian keduanya mengambil sepeda motor milik korban yang terparkir dipinggir jalan dan tidak terkunci stang, pada saat korban sedang tertidur di warung pecel lele di Jalan WR Supratman.

Berdasarkan laporan korban pihak kepolisian berhasil mengamankan keduanya di kawasan Kampung Melayu dan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Bersamanya turut diamankan 1 unit kendaraan sepeda motor hasil curian. (***)

Polres BS Tangkap Pelaku Penadah Hasil Curanmor

Bengkulu Selatan >> Team Totaici Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan berhasil menangkap pelaku dugaan Tindak Pidana pertolongan jahat kasus Curanmor di wilayah hukum polres Bengkulu Selatan (BS).

Tersangka kasus pertolongan jahat atau penadah hasil curanmor tersebut inisial Yd (43) warga Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur.Tersangka ditangkap pada Rabu, 6 April 2022, sekira Pukul 05.00 Wib diRumah Terlapor Desa Padang Leban, Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur.

Adapun korban dari kejadian tersebut adalah Misterius Rozi , (46) Perumnas Datuk Nasir, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Nizuar 75 Tahun, Desa Gunung Kembang, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Tersangka ditangkap atas Tindak Pidana Penadahan barang hasil curian di Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur, yang dilakukan oleh tersangka dengan cara membeli barang berupa 1 (satu) Unit Sepeda motor honda, Merk Secoopy, Warna Merah hitam, No. Pol : BD 6085 MB, No. Rangka : MH1JEW118FK167887, No. Mesin : JEW1E-116889, seharga Rp. 1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah) dari Chandra Sakti dan Anggi Saputra, setelah 2 hari terlapor juga membeli barang berupa 1 (satu) Unit Sepeda motor honda, Merk Supra Fit, Warna Hitam Silver, Type NF 100 LD, No. Pol baru : BD 4439 MG, No. Rangka : MH1HB2M25K900436, No.Mesin : HB21E-1893150, seharga Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dari Chandra Sakti Warmantono, Anggi Saputra dan Candra

Barang berupa 1 (satu) Unit Sepeda motor honda, Merk Secoopy, Warna Merah hitam, No. Pol : BD 6085 MB, No. Rangka : MH1JEW118FK167887, No. Mesin : JEW1E-116889 dan 1 (satu) Unit Sepeda motor honda, Merk Supra Fit, Warna Hitam Silver, Type NF 100 LD, No. Pol baru : BD 4439 MG, No. Rangka : MH1HB2M25K900436, No.Mesin : HB21E-1893150, barang tersebut adalah hasil curian yang dilakukan oleh Chandra Sakti, Anggi Saputra dan Candra.

“Untuk kedua tersangka pelaku Curanmor telah diproses dan sedang menjalani pidana.
Dan Kepada tersangka tersebut diatas sebagai pelaku dugaan Tindak Pidana pertolongan jahat (Penadah ) sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 480 ayat (1) KHUP.” pungkas Kasi Humas. (***/rls)

Simpan Narkoba Warga Sumsel di Tangkap Polisi

Kota Bengkulu >> Direktorat narkoba polda bengkulu berhasil meringkus satu orang warga sumatra selatan atas kepemilikan narkoba golongan satu jenis sabu.

Pelaku inisial AN (42) warga Jl. Srijaya Negara no.01. Rt 027. Rw 009 kel. Bukti lama. Kec. Ilir barat satu kota palembang prov. Sumatera Selatan, pelaku di tangkap di jalan beringin depan loket trafel bengkulu – palembang Rt 05. Rw 04 kel. Padang jati kec. Ratu Agung kota. Bengkulu.

Pelaku di tangkap Berawal dari Informasi masyarakat dan dilakukn penyelidikan oleh anggota di seputaran jalan beringin kel. Padang jati .kec ratu agung sering terjadi transaksi Narkotika, selanjutnya anggota melakukan penyelidikan guna menemukan pelaku,

Dan pada hari kamis jam 20.00 wib anggota melakukan penangkapan pelaku di pinggir jalan beringin Rt 05. Rw 04. Kel. Padang jati . Kec. Ratu agung kota bengkulu didepan loket trafel bengkulul palembang dan dilakukan penggeledahan didampingi ketua Rt setempat ditemukan barang bukti 1 paket diduga narkotika gol. I jenis sabu didalam plastik klip bening.

Selain itu ditemukan barang bukti 1 (satu) set alat hisap sabu atau bong beserta 1 (satu) buah kaca pirek yang berisikan narkotika jenis sabu. Selanjutnya Pelaku dan BB dibawa ke Mapolda Bengkulu guna pemeriksaan lebih lanjut.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku di sangkakan Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (***/Hms)

Istilah Yang Tercantum Dalam STNK

Kota Bengkulu >> Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan bukti registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, yang berfungsi sebagai kelengkapan mobil atau sepeda motor ketika digunakan di jalan. Namun, tidak semua orang mengetahui apa istilah yang tercantum pada STNK. Bahkan, perhitungan pajak dan denda pun bisa dilihat dari dokumen penting tersebut.

Berikut penjelasan dari istilah di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) :

BBN KB (Bea Balik Nama kendaraan bermotor). Besarnya 10 persen dari harga kendaraan (off the road) atau harga faktur untuk kendaraan baru, dan bekas (second) sebesar dua pertiga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

PKB. Besarnya 1,5 persen dari nilai jual kendaraan dan bersifat menurun tiap tahun, karena penyusutan nilai jual.

SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Sumbangan ini dikelola oleh Jasa Raharja

BIAYA ADM (Biaya administrasi): Untuk kendaraan baru tidak dikenakan dan apabila ganti pelat nomor (5 tahun sekali) atau balik nama dikenai biaya ADM.

Denda Pajak Kendaraan Bermotor : Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka akan dikenai denda PKB dan denda SWDKLLJ. (***)

100 Tersangka Terjaring Selama Ops Musang Nala II 2022

Kota Bengkulu >> Selama 15 hari gelaran Operasi musang Nala II 2022 yang di laksanakan oleh Polda Bengkulu dan Polres jajaran tepatnya mulai tanggal 23 September 2022 hingga tanggal 7 Oktober 2022 berhasil diamankan 44 orang tersangka.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., dalam releasenya hari ini (11/10/22) menyampaikan, selain menangkap 44 orang tersangka yang masuk dalam target operasi (TO) tersebut, pihaknya juga berhasil menangkap 56 orang tersangka yang non TO.

” Total ada 100 orang tersangka yang terdiri dari 44 orang TO dan 56 orang non TO.” Sampai Kabid Humas Polda Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu menyebutkan, selama gelaran operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari 48 laporan polisi yang diterima oleh pihaknya baik laporan yang diterima selama operasi berjalan maupun yang sebelum operasi berjalan.

Kabid Humas Polda Bengkulu mengatakan, dari 100 orang tersangka berhasil disita barang bukti berupa Hp: 45 Unit, R2: 36 Unit, R4: 3 Unit, R6: 2 Unit, Pakaian: 2 Lembar, Sandal : 1 Buah, Burung dan Sangkar: 1, Buah, Kotak Amal: 1 Buah, Tas: 2 Buah, Celena: 3 Buah, Sajam: 4 Buah, Aki Mobil: 1 Buah, Besi Gear: 3 Buah, Knalpot: 1 Buah, Blok Mesin: 1 Buah, Tutup Blok Mesin: 1 Buah, Dashbor Motor: 5 Buah, Batok Belakang Motor: 1 Buah, Tabung Gas 3 Kg: 2 Buah, Tabung Gas 7 K: 1 Buah, Ikat Pinggang: 1 Buah, Miras: 26 Botol, Tv Tabung: 1 Unit, Speaker: 1 Unit, Atm: 1 Buah, Kayu Jati: 55 Batang, Tandan Sawit: 22 Tbs, Kunci Roda: 1 Buah, Karung: 1 Buah, Rokok: 457 Kotak, Egrek: 1 Buah, Tojok: 1 Buah, Nota Timbangan: 1 Lembar, Uang Tunai: Rp 20.242.000,-, Tb: 2 Ton Tbs, serta 1 Set Komputer. (***)

Polres Benteng Amankan Beberapa Kendaraan Tidak Lengkap

Bengkulu Tengah >> Memasuki hari kelima Operasi Zebra Nala 2022, Polres Bengkulu Tengah kembali melakukan razia kelengkapan dan administrasi kendaraan bermotor para pengguna jalan. Kali ini pelaksanaan razia digelar tepat di depan Mako Polres Bengkulu Tengah, Sabtu (08/10/2022).

Memimpin jalannya razia Kabag ops Polres Bengkulu Tengah AKP Kusman Jaya, S.H, M.H. serta didampingi oleh KBO lantas serta Personil Gakkum Sat Lantas Polres Bengkulu Tengah. Ia menjelaskan adapun yang menjadi sasara razia yakni kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor dan bermobil maupun penggunanya, anak-anak di bawah umur yang belum memiliki SIM, Kendaraan bermotor R4 atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan dan kendaraan R2 yang tidak dengan perlengkapan yang standart.

“sebanyak 15 tilang diberikan kepada warga diantaranya pengemudi tidak membawa STNK, 5 Kendaraan tidak sesuai standar dan 3 masih anak-anak,” jelasnya.

Selain melakukan penindakan, anggota juga menyampaikan edukasi atau sosialisasi kepada warga untuk selalu patuh rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Residivis Kembali Ditangkap Curi Sepeda Motor di Warung Tuak

Kota Bengkulu >> Pemuda yang bekerja sehari-hari sebagai buruh tani harus berurusan dengan polisi karena ulahnya yang mencuri sepeda motor. Pelaku yang juga seorang residivis tersebut inisial AD (22) warga Perumahan Betungan Indah lestari, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Kejadian bermula saat pelapor duduk di Warung tuak di Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, dan memarkirkan sepeda motornya di sekitaran warung dengan keadaan sepeda motornya tidak dikunci stang. Pelaku yang sejak awal mengincar sepeda motor korban dengan cepat melarikan barang bukti.

“Pada Hari Senin Tanggal 03 Oktober 2022 sekira pukul 15.30 WIB Team Opsnal Macan Gading yang di back up Team Jatanras Polda Bengkulu berhasil menangkap pelaku yang berada di kos kosan di Jl Telaga Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu,” terang Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau, S. I. K, M. H.

Berdasarkan interogasi petugas kepada pelaku, dalam melancarkan aksinya dirinya tidak sendiri melainkan dibantu oleh rekannya yang saat ini masih dilakukan pengejaran. (***)