oleh

Electric Vehicle Mulai Mengaspal Di Jalan, SPKLU Fastcharging Perdana Hadir di Bengkulu

Electric Vehicle Mulai Mengaspal Di Jalan, SPKLU Fastcharging Perdana Hadir di Bengkulu

Kota Bengkulu >> Sebagai komitmen PLN dalam mengembangkan Electrifying Ecosystem guna mendukung pengembangan Green Energy dan Program Net Zero Emmision 2060 yang dicanangkan pemerintah, PLN kembali menambah jumlah SPKLU di tanah air. Beberapa mobil listrik sudah mulai terlihat di jalan raya, kali ini giliran masyarakat di Provinsi Bengkulu yang dapat menikmati layanan Fast Charging Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Perdana di Bengkulu, SPKLU dengan daya terpasang sebesar 82,5 kVA memiliki 2 output. Fasilitas fastcharging tersedia untuk mendukung masyarakat dengan mobilisasi tinggi dan memiliki jadwal padat. Fasilitas slowcharging juga tersedia untuk pelanggan yang ingin mengisi waktu senggang dengan bersantai sambil mengisi daya kendaraan listriknya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Amris Adnan mengatakan, kehadiran SPKLU merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi di tanah air.
“Hadirnya SPKLU di tanah air, termasuk di Provinsi Bengkulu, merupakan upaya PLN mendukung transisi energi serta mewujudkan Net Zero Emisson 2060. Ini adalah bagian dari transformasi PLN sebagai wujud kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Gerakan nyata mengurangi emisi dan pemanasan global dengan gaya hidup serba listrik merupakan salah satu solusi yang dapat kita lakukan. Selain itu, SPKLU hadir untuk memfasilitasi peminat kendaraan listrik di Bengkulu. Jadi, jangan ragu lagi pakai kendaraan listrik. Disini sudah ada tempat pengisian dayanya” ungkap Amris.

Amris berharap hadirnya SPKLU tersebut dapat menjadi pemecut berkembangnya electrifying ecosystem di Bengkulu.
“Semoga kehadiran SPKLU ini dapat mempercepat langkah hadirnya ekosistem serba listrik di Provinsi Bengkulu. Tidak hanya kendaraan listrik, tapi juga gaya hidup serba listrik lainnya” kata Amris.

Manager UP3 Bengkulu, Chandra Afeli menjelaskan, pelanggan yang ingin mengisi daya kendaraan melalui menu Electric Vehicle di aplikasi PLN Mobile. Setelah membeli token listrik, pengguna dapat langsung mengisi daya serta memonitor pengisian baterai kendaraan listriknya di SPKLU.
“SPKLU ini berlokasi di Kantor UP3 Bengkulu Jl. Prof. Dr. Hazairin No. 8, Kota Bengkulu. Untuk pengisian daya kendaraan, pelanggan beli token dan akses menu Electrick Vehicle di aplikasi PLN Mobile.” pungkas Chandra.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Amris Adnan mengatakan, kehadiran SPKLU merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi di tanah air.
“Hadirnya SPKLU di tanah air, termasuk di Provinsi Bengkulu, merupakan upaya PLN mendukung transisi energi serta mewujudkan Net Zero Emisson 2060. Ini adalah bagian dari transformasi PLN sebagai wujud kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Gerakan nyata mengurangi emisi dan pemanasan global dengan gaya hidup serba listrik merupakan salah satu solusi yang dapat kita lakukan. Selain itu, SPKLU hadir untuk memfasilitasi peminat kendaraan listrik di Bengkulu. Jadi, jangan ragu lagi pakai kendaraan listrik. Disini sudah ada tempat pengisian dayanya” ungkap Amris.

Amris berharap hadirnya SPKLU tersebut dapat menjadi pemecut berkembangnya electrifying ecosystem di Bengkulu.
“Semoga kehadiran SPKLU ini dapat mempercepat langkah hadirnya ekosistem serba listrik di Provinsi Bengkulu. Tidak hanya kendaraan listrik, tapi juga gaya hidup serba listrik lainnya” kata Amris.

Manager UP3 Bengkulu, Chandra Afeli menjelaskan, pelanggan yang ingin mengisi daya kendaraan melalui menu Electric Vehicle di aplikasi PLN Mobile. Setelah membeli token listrik, pengguna dapat langsung mengisi daya serta memonitor pengisian baterai kendaraan listriknya di SPKLU.
“SPKLU ini berlokasi di Kantor UP3 Bengkulu Jl. Prof. Dr. Hazairin No. 8, Kota Bengkulu. Untuk pengisian daya kendaraan, pelanggan beli token dan akses menu Electrick Vehicle di aplikasi PLN Mobile.” pungkas Chandra.

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya...