Bengkulu Utara, Annirell.Com >> Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup dan berkembang dalam berbagai lini pengabdian, termasuk di sektor ketenagalistrikan. Hal tersebut tercermin dalam sosok Srikandi PLN, Intan Oktaviani, yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk menjaga keandalan listrik sekaligus mengedukasi pentingnya keselamatan.
Mengawali aktivitasnya, Intan mengikuti briefing pagi sebagai bentuk kesiapan dan disiplin kerja. Kegiatan dilanjutkan dengan face to face bersama tim Yantek guna menegaskan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi utama dalam setiap pekerjaan. Baginya, keselamatan bukan sekadar prosedur, melainkan tanggung jawab yang harus dipegang teguh oleh setiap insan PLN.
Pengabdian Intan berlanjut ke Desa Dusun Curup dan Desa Kali Dua. Di sana, ia hadir di tengah kegiatan posyandu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para ibu, mengenai penggunaan listrik yang aman. Dengan pendekatan yang komunikatif dan sederhana, pesan keselamatan tersampaikan secara efektif, menjangkau keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Tak hanya berfokus pada edukasi, Intan juga memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga. Ia turun langsung mengawasi perbaikan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang mengalami gangguan akibat tertimpa pohon di Desa Lubuk Sahung. Kehadirannya memastikan seluruh proses pekerjaan berjalan sesuai standar operasional serta mengedepankan aspek keselamatan kerja.
Aksi nyata kembali ditunjukkan di Desa Taba Tembilang. Saat menemukan antena milik warga yang berada terlalu dekat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), Intan bersama tim segera memberikan edukasi serta menyampaikan surat imbauan. Langkah preventif ini menjadi upaya penting dalam mencegah potensi bahaya kelistrikan di kemudian hari.
Manager PLN ULP Arga Makmur, Ferry Adrianta Ferdani, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Srikandi PLN yang terus hadir membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Semangat Kartini tercermin dalam sosok Srikandi PLN. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga mengedukasi dan melindungi. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bahwa perempuan mampu berkontribusi besar dalam sektor ketenagalistrikan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menegaskan bahwa Srikandi PLN merupakan simbol kekuatan sekaligus kepedulian dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Srikandi PLN membawa semangat emansipasi dalam bentuk nyata—turun langsung ke lapangan, menjaga keselamatan, serta mendekatkan PLN dengan masyarakat. Ini menjadi energi baru bagi PLN untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik,” ungkapnya.
Kepala Desa Kali Dua, Bawi, turut mengapresiasi kehadiran PLN, khususnya Srikandi PLN yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami bangga dan berterima kasih atas kehadiran PLN. Edukasi yang diberikan sangat membantu masyarakat dalam memahami bahaya listrik serta cara penggunaannya yang aman,” tuturnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Srikandi PLN membuktikan bahwa semangat Kartini tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi terus menyala dalam aksi nyata. Dari edukasi hingga pengawasan teknis, kehadiran mereka bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kepedulian, keberanian, dan pengabdian bagi masyarakat. (***/rls)

