Site icon Annirell.Com

Kopi Kepahiang dilirik Pasar Eropa, Pengusaha Kopi Semangat

Wagub Provinsi Bengkulu Mian, Kepala KPwBI Provinsi Bengkulu Wahyu YH dan Bupati Kepahiang melaunching Barcode Kopi Kepahiang yang merupakan titik-titik lokasi Perkebunan Kopi para petani diseputaran kabupaten Kepahiang, Rejang Lebong dan Lebong.

Kepahiang, Rejang Lebong, Annirell.Com >> Tidak hanya jenis Arabika namun Kopi Robusta telah dilirik pasar internasional. Hal ini dibuktikan dengan ekspor Kopi Kepahiang sebanyak 19.2 Ton ke Eropa yakni Italia, Senin (07/09).
Adapun secara simbolis ekspor tersebut langsung dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Gubenur Bengkulu, Mian dan disaksikan Forkopimda Bengkulu, Kabupaten Kepahiang dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI), Wahyu Yuwana Hidayat dan jajaran Direksi Bank Himbara di Provinsi Bengkulu.

Foto bersama Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Kepahiang, Ahli Perkopian dan pimpinan Bank Himbara saat peluncuran eksport kopi Kepahiang ke Italia.

Keberhasilan Eksport perdana dan menjadi target kebutuhan akan Kopi dari Internasional tidak lepas dari semua pihak, termasuk dalam hal ini KPwBI Bengkulu melalui UMKM dan Petani Binaannya. Wagub Mian dikesempatan ini mengapresiasi semangat dan kerjakwras Petani Kepahiang untuk menaikkan derajat mereka, karena selama ini Kopi dari Kepahiang hanya sekedar pemasok sedangkan Provinsi tetangga yang mendapatkan nama dari kegiatan ekspor yang mereka lakukan. Selain itu Wagub Mian juga berharap bukan hanya jenis Robusta saja yang dibudidayakan namun jenis varian lain juga terus diringankan jumlah dan kualitasnya dengan cara pemeliharaan yang baik dan sehat serta saat panen hanya memetik buah yang sudah matang (berwarna merah) saja.
“Kopi Kepahiang selama ini hanya pemasok dari permintaan provinsi tetaangga, ibarat Dancow punya susu, sapi punya susu. Dari ekspor ke Italia ini nantinya buyer lainnya akan memantau baik kuantitas dan tentunya mereka mempertimbangkan kualitas dari Kopi Kepahiang ini. Untuk itu petani arus menjaga itu, dan tingkatkan kuantitasnya serta kembangkan juga varietas/jenis kopi lainnya seperti Arabika dan Liberika yang mana Bengkulu sudah ada profesor Kopinya sehingga tidak ada kata tidak mungkin jika dilakukan dengan serius dan berkesinambungan, “ujar Wagub Bengkulu Mian.

Dikesempatann yang sama Kepala KPwBI Provinsi Bengkuku Wahyu Yuwana Hidayat menyampaikan kendala petani untuk sekarang bisa diantisipasi terutama dalam permodalan karena peran perbankan terutama bagi UMKM sangat diprioritaskan, rendah bunganya untuk terjangkau dana pembayarannya. Jika pihak-pihak yang terlibat dalam proses ekspor juga sangat membantu mendorong semangat dan keinginan Petani Kopi untuk naik kelas.

“Petani Kopi dan para UMKM lainnya terus semangat dan meningkatkan kualitasnya sehingga naik kelas. Pemerintah terus memperhatikan dan mencari solusi akan kedalam para Petani Kopi dan juga para pelaku UMKM, sehingga nantinya dapat berkompetisi dikancah pasar Nasional hingga Internasional yang sangat menjanjikan. Bank Indonesia terus mendorong dalam memperkenalkan UMKM di tengah-tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan. Selain itu peran perbankan juga ditekankan untuk mensupport para pelaku UMKM dalam hal permodalan sehingga mereka dapat fokus meningkatkan kuantitas dan juga kualitas dari komoditi yang mereka jual, “beber Kepala KPwBI Wahyu Yuwana Hidayat.

Dikesempatan ini juga, salah satu petani Kopi saat ditanya apa yang mereka rasakan, dan juga apa yang telah diajukan para pemegang kebijakan dalam mendorong mereka untuk naik kelas. Hal ini disampaikan Rahmat yang bagian Pelaku UMKM dan juga Petani Kopi.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu pak baik dari segi permodalan, bimbingan dalam mengoptimalkan Kopi kami dan juga jalan menuju pasar internasional. Selamat ini kami awam dan minim edukasi dan bimbingan sehingga kami cenderung menjual biji kopi kami ke pedagang dari provinsi tengga kita. Peran Bank Indonesia Bengkulu sangat kami rasakan dengan membuat event-event sehingga kami dapat berinteraksi dengan banyak orang, sehingga ada informasi dan juga edukasi yang kami dapati. Terus memajukan Petani dan para Pelaku UMKM lainnya buat Bank Indonesia, ” pungkasnya. (R10)

Exit mobile version