oleh

LDII Siapkan 15.000 Kupon Daging Qurban dibagi Tersebar Se-Provinsi Bengkulu

Bengkulu >> Luar biasa. Ini yang disematkan LDII Bengkulu dalam memaknai Lebaran Haji 1444 H /2023 dengan melaksanakan serentak pemotongan hewan Qurban, Kamis (29/06/23), sedangkan LDII Bengkulu bertempat di pelataran Mesjid Al-Huda Tebeng Kota Bengkulu. Adapun pelaksanaan sholat Idul Adha 1444 H/ 2023 dilaksanakan di Masjid- Masjid LDII di DPW, Kabupaten/Kota, Pimpinan Cabang/ PC, Pimpinan Anak Cabang/ PAC se Provinsi Bengkulu, pelaksaan Sholatnya Jam 07.00 secara serentak.

Adapun pemotongan hewan Qurban meningkat, yang mana sebelumnya 309 ekor hewan Qurban, menjadi 314 ekor dengan rincian Sapi sebanyak 192 Ekor, Kambing 122 ekor. Adapun Kupon Hewan Qurban yang di tebar/ diberikan ke Masyarakat tahun ini sebanyak 15.000 kupon tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Kepada Insan Pers, Ketua Umum DPW LDII Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd menyampaikan LDII yang merupakan Organisasi Masyarakat ikut andil dalam mengentaskan kemiskinan dengan berlandaskan ajaran Islam, yang aman mengajarkan saling bekerja sama untuk membantu seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menjelaskan bagaimana usaha bersama jajaran LDII khususnya di Provinsi Bengkulu dalam menunaikan ibadah berQurban di Hari Raya Haji / Idul Adha.
“LDII merupakan salah satu ormas yang dari masyarakat untuk masyarakat. Kami bahu membahu dalam melaksanakan ibadah Qurban ini, sehingga dari hasil yang didapati diteruskan dengan membagi daging Qurban yang telah disembelih. Mulai dari Lingkungan Sekitar Mesjid Al-Huda LDII Bengkulu hingga di beberapa tempat ikut merasakan makan daging segar Qurban,” ujar Meri Sasdi.

Ia menambahkan ada beberapa pesan moral yang disampaikan yakni Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena kita telah dapat melaksanakan sholat idul ahda dan insya Allah sebentar lagi dilanjutkan dengan menyembelih hewan qurban. Dengan menyembelih hewan qurban berarti kita telah berbuat sesuatu yang mendekatkan diri kita kepada ridho Allah dan rahmat ampunannya. Dengan mengorbankan harta yang kita pergunakan untuk membeli kambing, sapi ataupun domba, kita telah berbuat sesuatu yang di ridhoi Allah, yang kemudian hewan itu kita sembelih, dan dagingnya selain kita makan, sebagian juga kita bagikan kepada fuqoro’ dan masakin. Semuanya itu kita yakini sebagai bentuk aktualisasi keimanan kita kepada Allah SWT, sehingga kita bisa menatap masa kini dan masa depan yang lebih baik. Kemudian kepada seluruh umat Islam dan warga LDII pada khususnya untuk lebih memamahi dan mengamalkan Islam secara kaffah berdasarkan Al-Quran dan Sunah Rasul (Al-Hadist) untuk mencari pengampunan dan keridhoan Allah SWT, sehingga kita barokah dunia dan akherat.
Dan kepada Umat Islam dihimbau untuk tidak terprovokasi oleh siapapun dan dari pihak manapun untuk berbuat negatif yang bertentangan dengan Al-Quran, Al-Hadist dan Pancasila serta UUD 1945, jangan menjadikan agama sebagai alat untuk menghalalkan cara dan jangan berbuat anarkhis bahkan faham agama yang sempit, radikalisme bahkan terorisme yang bertentangan dengan ajaran Agama Islam yang rahmatan Lil Alamin, yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat dan negara.
“Marilah kita ciptakan suasana yang kondusif, wujudkan Islam yang ramah, Islam yang Saleh, Islam yang penuh kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan alam, Islam yang santun dan sejuk, Islam yang menjunjung tinggi kemaslahatan umat, Islam yang menjaga pola hidup sehat, Islam yang menjunjung tinggi kasih sayang, apalagi negara kita sedang melaksanakan pembangunan disegala bidang, antara lain peningkatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, pembangunan infrastruktur, dan penegakan supremasi hukum dan lainnya.

. Jadi makna Idul Adha bagi kita sebagai orang yang beriman adalah mengajarkan umat mujslim tentang pengorbanan, keikhlasan dan taqwa kepada Allah SWT.

H. Meri Sasdi Jantan, M.Pd yang didampingi sekretarisnya Erik Rahman Hidayat,S.kep menegaskan, peningkatan jumlah hewan kurban yang dibagikan dari tahun ke tahun merupakan salah satu indikasi pertambahan warga LDII. “Bisa diartikan juga bahwa metoda dakwah yang dikembangkan LDII makin luas dan diterima umat,” katanya.

“LDII merupakan sebuah Ormas dan bukan aliran seperti dugaan banyak orang selama. LDDI akan terus memberikan manfaat kepada masyarakat provinsi Bengkulu khususnya Indonesia umumnya. Untuk itu, sebagai rasa syukur kepada Allah, di Hari Raya Idul Adha 1444 H ini, kami berbagi kepada masyarakat melalui mekanisme yang berbeda dengan pembagian hewan kurban pada umumnya,” kata Ketua Umum DPW LDII Provinsi Bengkulu,

“Jelasnya saat jumpa pers yang di ikuti puluhan awak media Online, cetak, radio, televisi lokal dan LSM, di halaman Masjid LDII Kelurahan Kebun Tebeng. Kota Bengkulu. Merespon pertanyaan media tentang hewan qurban yang bertambah, Meri Sasdi menyampaikan merupakan sumbangsih anggota LDII, swasta dan Pemerintah(skala kecil). Lanjutnya yang juga merupakan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu yang sukses membangun infrastruktur dan digitalisasi di DPK. Selaku Ormas yang besar di Provinsi Bengkulu LDII ke depan akan terus bersinergi dengan berbagai pihak baik Pemerintah, Swasta dan media yang ada Provinsi Bengkulu. (R01)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya...