Seluma >> PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu melalui PLN ULP Manna resmi melakukan penyalaan listrik bagi pelanggan industri PT Mutiara Sawit Seluma (PT MSS) dengan daya sebesar 345 kVA. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung program Electrifying Agriculture yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan secara berkelanjutan.
PT MSS merupakan salah satu pabrik kelapa sawit potensial yang terletak di Desa Sendawar, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma. Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 25 hektar dan memiliki kapasitas produksi mencapai 30 ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam.
Anjar Widyatama, Manager PLN UP3 Bengkulu, menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara PLN dan pelaku usaha dalam mewujudkan ketahanan energi sekaligus keberlanjutan ekonomi daerah khususnya di Provinsi Bengkulu.
“Kami menyambut baik kepercayaan PT Mutiara Sawit Seluma kepada PLN. Penyalaan daya 345 kVA ini bukan hanya menyediakan energi, tetapi juga membuka peluang percepatan pembangunan ekonomi lokal yang berbasis industri berkelanjutan. Sejalan dengan visi PLN untuk menghadirkan energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Kami harap sinergi ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Anjar.
Sebelum terhubung dengan jaringan listrik PLN, operasional PT MSS mengandalkan genset berkapasitas 500 kVA. Hal ini menyebabkan tingginya biaya operasional, khususnya pada konsumsi bahan bakar. Kini, dengan suplai listrik dari PLN, PT MSS dapat menekan biaya energi secara signifikan, sekaligus mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan.
Hal senada juga disampaikan oleh Manager Legal PT MSS, Asep Saparudin mengapresiasi komitmen PLN yang telah memberikan dukungan penuh sejak awal proses penyambungan hingga penyalaan listrik dilakukan.
“PLN telah menjadi mitra strategis dalam mendukung operasional perusahaan kami. Dengan suplai listrik yang stabil, kami dapat meningkatkan efisiensi produksi dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat di sekitar perkebunan kami.” Ungkap Asep.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan profesional dari PLN dalam merealisasikan penyambungan listrik ke pabrik kami. Ini sangat membantu efisiensi operasional dan mendukung target kami menuju industri yang lebih hijau dan produktif,” tambah Asep.
PLN terus berkomitmen untuk mendukung para pelaku usaha, khususnya di sektor agriculture, melalui penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan. Melalui program Electrifying Agriculture, PLN mendorong transformasi energi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga mencerminkan peran PLN sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan energi listrik yang handal dan berkelanjutan. (***)

