oleh

Wawali Serahkan 539 SAHM Warga Muara Bangkahulu

Bengkulu, ARL – Kabar Gembira. 593 SAHM masyarakat di Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bengkahulu diserahkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bengkulu. Penyerahan  secara simbolis  oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu, Syafrianto bertempat di Kantor Lurah Pematang Gubernur hari ini (07/01).

Program Terpadu Serteifikat Lengkap (PTSL) merupakan program Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Atr/BPN) dan dilanjutkan oleh Kanwil BPN melalui Kantor Pertanahan Kabupaten maupun Kota yang mendapat Target Penyelesaian.

Adapun masyarakat yang mengantre untuk mengambil sertifikat tanahnya terlihat bahagia, hal ini juga menjadi kegembiraan bagi Wawali.

β€œYa, alhamdulillah hari ini masyarakat begitu happy. Ini program pemerintah, Pak Jokowi, kemudian BPN. Disini juga hadir langsung kepala BPN pak Syafrianto dan di sini di Pematang Gubernur kurang lebih 600 warga yang menerima sertifikat dan target tahun ini Tahun 2022 itu 7500,” jelas Wawali.

Ia menambahkan nantinya sertifikat tersebut menjadi jaminan hukum bagi warga yang menerimanya.

β€œYang jelasnya kita memberikan jaminan hukum kepada masyarakat yang tadinya tanah mereka belum punya sertifikat sekarang punya sertifikat sehingga insya allah semuanya bahagia di Kota Bengkulu,” imbuh Wawali.

Senada disampaikan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu, Syafrianto bahwa target jumlah PTSL di tahun 2021 mengalami perubahan dari pusat, Untuk Kelurahan Pematamg Gubermur untuk PTSL yang ditetapkan lebih banyak dari Kelurahan lainnya di Kota Bengkulu.

β€œTahun 2021 target kita awalnya sebenarnya 4500, tetapi karena recofusing anggaran sebagian digunakan untuk covid sehingga kita menjadi 2600 untuk dibagi di 9 Kelurahan. Tapi alhamdulillah Pematang Gubernur ini kelurahan paling besar yang dapat targetnya 593, hampir 600 dan kelurahan lain juga ada yang 200, 400 dan alhamdulillah selesai,” beber Kakantah Kota.

Sertifikat tanah tambahnya, dapat dijadikan sebagai jaminan hukum hak atas kepastian tanahnya dan bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan seperti dapat dijadikan jaminan/agunan jika meminjam uang di perbankan.

Untuk 2022, Kakantah Kota menyampaikan ada penambahan jumlah PTSL tinggal menunggu intruksi dari pusat.

β€œTahun ini kita mendapat target sampai saat ini masih 7500, jauh lebih besar dari tahun kemarin dan kalau nanti ada recofusing atau pengurangan kita lihat gimana nanti kebijakan dari Kementerian ATR BPN,” pungkasnya.(RYO/rls)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan