Strategi Deputi Kemenparekraf Pemulihan Pariwisata

Nasional938 Dilihat

Jakarta >> Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan pihaknya saat ini fokus untuk menggaet wisatawan lokal untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata tanah air.

Seperti dilansir pada laman resmi Kemenparekraf menerangkan bahwa hingga saat ini Kemenparekraf mengupayakan berbagai cara untuk membuat pemulihan pariwisata berjalan dengan cepat. Rizki juga melihat banyak asosiasi pariwisata dan pengelola destinasi wisata melalukan berbagai promosi dengan cara-cara baru untuk mendorong bangkitnya industri pariwisata.

“Enggak usahlah berpikir mancanegara dulu tapi domestiknya yang akan kita dorong. Jadi pemerintah akan ke sana untuk mendorong agar domestik turis tidak berhenti dan akan mulai pelan-pelan berjalan,” kata Rizki dalam jumpa pers “IDEAFEST 2020”, Kamis.

Baca Juga  I Gede Sumarjaya Puji Terobosan Erick Thohir Tentang Klasterisasi dan Holdingisasi BUMN

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pun menjadi salah satu tujuan wisata yang sedang digalakkan oleh Kemenparekraf. Menurut Rizki, Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi yang sudah menggunakan protokol kenormalan baru.

Baca Juga  Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat, PLN UID S2JB Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan Dekatkan Layanan ke Pelanggan

“Nah kenapa ini di Labuan Bajo karena ini adalah salah satu upaya untuk mengimplementasikannya jadi kenapa harus di implementasikan? Karena kalau enggak dibiasakan dengan model baru, kita tidak akan pernah siap, jadi itu yang kami lakukan termasuk dengan ekonomi kreatif,” kata Rizki.

Rizki menyadari sejak bulan Maret industri pariwisata mulai lesu, sisi baiknya pemerintah bisa berbenah tentang target ke depannya sehingga Indonesia tidak hanya menjual keindahan alam dan budayanya saja. “Kami melihat ini untuk memperbaiki sebenarnya arah pembangunan pariwisata kita ke depan seperti apa. Jadi kita melihat ketergantungan hanya pada pariwisatanya aja, kita melihat ada atraksinya hanya menjual alam dan budaya ternyata ke depan mungkin harus ada hal lain,” ujar Rizky. (***)

Dapat membaca berita lainnya di kategori berita...🤗
banner 300x200

Berita Lainnya...