Pesan Kepala PwBI Provinsi Bengkulu, Wahyu YH saat Gelar Pelatihan diikuti Puluhan Wartawan

Curup, Annirell.Com >> Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar Pelatihan Pelatihan wartawan ekonomi KPwBI Provinsi Bengkulu, bertempat di Hotel Sepanak Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, (08/09).

Adapun niat KPwBi Provinsi Bengkulu menggelar pelatihan tersebut untuk meningkatkan intensitas pemberitaan yang positif di Bengkulu, yang mana hal ini ditandai dengan pelepasan eksport Kopi Perdana ke Eropa yakni Italia.
Ia juga menambahkan upaya para petani dalam meningkatkan mutu dan kuantitas/jumlah kopi bisa terlihat langsung dengan disiapkannya QRIS

Ia berharap mulai dari kegiatan pelepasan, pelatihan dan kegiatan selanjutnya menjadi sesuatu yang bermakna. Dan juga wartawan dapat berkarya sesuai dengan tupoksinya dan peraturan yang ada.

Wartawan juga hendaknya setiap kegiatan yang positif seperti peluncuran ekspor kopi ke Italia dan nantinya akan ada festival kopi dataran tinggi, hal ini nantinya akan menjadi informasi penting bagi investor dan menambah minat mereka dalam menanamkan dana mereka di Provinsi Bengkulu.

“Wartawan hendaknya menjadi agen of Change dalam menyampaikan perkembangan yang positif, “tutup Wahyu.

Kemudian kegitaan dilanjutnya materi pelatihan media, yang mana pemateri nya Angga Sukmawijaya, manager editor dari media siber kumparan.com dengan mengajukan tema Jurnalisme Ekonomi Tantangan di Era Digital dan Bagaimana memanfaatkan AI.

Kemudian dilanjutkan kegiatan mengenai perlindungan Konsumen dengan mengajukan tema Generasi Digital tapi juga sering jadi korban. Pemateri pada saat kegiatan tersebut yakni Andi B Sultan dari Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu.

Dipenjelasnanya ia menerangkan QRIS di Bengkulu 319.580 user dan merchant 259.272. adapun transaksi 62.5 juta terhitung Januari-Juni 2026.

Namun dilihat semakin banyaknya animo masyarakat menggunakan QRIS, ada resiko yang dihadapi oleh nasabah/user, diantaranya modus penipuan dengan mengklik aplikasi/link yg disedikan penipu.

“Semakin marak modus penipuan yang terjadi melalui internet. Masyarkat harus diberi edukasi sehingga jika ada percobaan penipuan, maka mereka sudah siaga,” beber Andi.

Adapun pemateri terakhir penyampaikan terakhir disampaikan oleh Mubha Fariza dengan Cinta Paham Bangga (CBP) Rupiah. Bank Indonesia menjamin uang lama/yang ditarik dari peredaran selama 10 tahun. Untuk pemusnahan uang ada sebagian uang yng dimusnahkan dijadikan bahan bakar Pembangkit listrik. Kemudian kegiatan dilanjutkan pelatihan Barista kepada seluruh jurnalis.(R10).

Berita Terbaru Lainnya...

banner 300x200

Jangan Lewatkan