oleh

Kantor OJK Bengkulu Terangkan Kondisi Industri Keuangan

Kota Bengkulu >> Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu gelar Media Update Pemaparan Industri Keuangan Provinsi Bengkulu, bertempat di aula Kantor OJK Bengkulu, (11/04/23).

Kegiatan tersebut dihadiri insan pers dari media massa baik online, cetak maupun elektronik . Kegiatan yang juga serentak dilakukan OJK Pusat guna memberikan perkembangan Industri Jasa Keuangan baik konvensional maupun Syariah.

Dari pemaparan yang disampaikan oleh Kapala Kantor OJK Bengkulu, Tito Adji Siswantoro bahwa Kantor OJK Bengkulu mengawasi sebanyak 114 Entitas, 1 Kantor Pusat Bank Umum Konvensional (BPD/Bank Bengkulu), 5 Kantor Pusat BPR , 3 Kantor Pusat BPRS serta 2 Kantor Pusat LKM. Selain itu ia menjelaskan pertumbuhan perekonomian terutama di lini syariah yang naik dari tahun sebelumnya.

“Bank Syariah mengalami kenaikan/ pertumbuhannya diatas standar nasional dibanding Bank Konvensional, namun dalam jumlah kontrak dibanding Bank Konvensional, ” sampainya.

Disamping itu juga disampaikan kondisi perkreditan/inklusif di Provinsi Bengkulu naik dari standar nasional ditahun sebelumnya, namun dari segi literasi Keungan berbanding terbaik.

“Masyarakat Bengkulu aktif dalam melakukan perekonomian, baik berupa kredit maupun kebutuhan konsumtif, namun pengetahuan akan suatu produk sangat minim, yang mana mereka tidak membaca kesemua isi kontrak jika melakukan pinjaman, yang mana hal ini ada pengaduan langsung ke Kantor OJK Bengkulu dengan kesalahan mereka tersebut yang diawali tunggakan kredit, sehingga jaminan yang diagunkan disita untuk pembayaran hutang merek,” beber Kakan OJK Bengkulu Tito. (R01)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan

Berita Lainnya...