oleh

Pemkot Bengkulu Kaji Tarif Angkot Paska Kenaikan BBM

Kota Bengkulu >> Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu menggelar rapat, terkait dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang berimbas pada tarif angkutan umum kelas ekonomi, Selasa (27/09), bertempat di ruang kerja Kadishub Kota Bengkulu.

Turut hadir dalam rapat kenaikan tarif angkutan umum ialah Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady Nurcahyo, Kadishub Hendri Kurniawan dan jajaran, Organda, Mahasiswa, Koperasi angkot 5 warna serta jajaran Pemkot terkait lainnya.

Adapun rapat terbatas ini membahas dan mempertimbangkan kenaikan tarif angkutan umum. Adapun besaran tarif yang dirancang yakni angkutan umum dari semula Rp 4 ribu naik menjadi Rp 5 ribu, mahasiswa atau pelajar naik dari Rp 3 ribu menjadi Rp 4 ribu, dan anak-anak dari Rp1 ribu menjadi Rp 2 ribu.

Sedangkan hasil rapat ini akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan sesegera mungkin Dishub Kota Bengkulu akan mengeluarkan kebijakan tarif baru khususnya untuk angkutan umum, terang Kadishub Kota Bengkulu Hendri.

β€œKita akan usulkan berdasarkan aturan dari kementerian tentang rumus dalam menaikkan atau menentukan tarif. Setelah disepakati nantinya akan dibuatkan dalam SK walikota, kemudian akan kita umumkan kepada masyarakat tarif angkot itu, dan kemungkinan tarif angkot mengalami kenaikan pasca naiknya BBM bersubsidi,” terang Hendri.

Sedangkan hasil rapat yang belum menjadi keputusan resmi, beberapa supir angkot sudah lebih dulu menaikan tarif karena biaya operasional yang semakin besar. Hal ini tak bisa dihindari para sopir, karena selain harga BBM naik, proses pengisian BBM pun cukup memakan waktu lama karena panjangnya antrian di SPBU. (***)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan