Kota Bengkulu >> PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu demi memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut. Hal ini diwujudkan melalui audiensi dan silaturahmi jajaran PLN UID S2JB dengan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE.
Di tengah kesibukan menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan tiba di Bengkulu pada Selasa (27/5) pukul 13.30 WIB, Gubernur Bengkulu tetap meluangkan waktu untuk menerima jajaran PLN di Balai Semarak, Kota Bengkulu.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, didampingi oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum, Wahyudi, serta Manager PLN UP3 Bengkulu, Anjar Widyatama. Turut hadir pula Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Doni Swabuana, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Raden Ahmad Denni.
Dalam pertemuan, PLN menyampaikan kondisi sistem kelistrikan Bengkulu yang saat ini berada dalam kondisi sangat baik. Dengan ketersediaan daya mencapai 600 MW dan beban puncak sekitar 200 MW, Provinsi Bengkulu memiliki cadangan daya yang sangat memadai untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kondisi ini menempatkan Bengkulu dalam posisi strategis untuk mendukung berbagai rencana investasi dan pengembangan ekonomi. Kami siap memastikan pasokan listrik yang andal demi mendorong kemajuan daerah,” ujar Adhi Herlambang.
Selain itu, PLN juga memohon dukungan dari Gubernur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkulu dalam penanganan masalah tanam tumbuh, yang menjadi penyebab utama gangguan jaringan listrik di provinsi ini — dengan kontribusi lebih dari 80 persen dari total gangguan yang terjadi.
“Kami telah menjalin sinergi dengan TNI dalam menyelesaikan isu tanam tumbuh, terutama di Kabupaten Seluma dan Bengkulu Utara. Namun, diperlukan regulasi yang lebih kuat untuk menjaga keandalan sistem secara berkelanjutan,” tambah Adhi.
Merespons hal ini, Gubernur Helmi Hasan menyambut baik inisiatif dan upaya PLN. Ia menyatakan dukungannya penuh terhadap program peningkatan keandalan listrik di Bengkulu, termasuk dalam hal penertiban tanam tumbuh.
“Kami sangat mendukung PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan roda pembangunan. Saya sudah perintahkan Asisten II untuk segera menyusun draft Peraturan Gubernur (Pergub) terkait penertiban tanam tumbuh di sekitar jaringan listrik,” tegas Gubernur Helmi Hasan.
Gubernur juga menegaskan pentingnya sinergi antara PLN dan pemerintah daerah agar pelayanan kelistrikan semakin optimal, terlebih mengingat listrik menjadi tulang punggung layanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya pertemuan ini, PLN UID S2JB berharap kerja sama yang telah terjalin erat dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat terus diperkuat, sehingga tercipta sistem kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bengkulu. (***)


























