oleh

PMI Kolaborasi Dengan STIA Penuhi Kebutuhan Darah

Kota Bengkulu >> Walikota Bengkulu sekaligus Ketua PMI Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas Perguruan Tinggi dalam memenuhi kebutuhan darah. Hal ini ditujukan kepada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA, yang mana ikut serta menyukseskan program sedekah darah (donor darah) PMI Bengkulu.

Untuk keadaan stok darah, PMI Kota Bengkulu terus membutuhkan darah tiap bulan kurang lebih 1200 kantong darah. Kalau sekarang baru sekitar 600 โ€“ 800 kantong.

โ€œSaya senang sekali STIA Bengkulu ikut berperan dalam kegiatan donor darah ini. Semoga ke depan stok darah di PMI terus bertambah karena adanya partisipasi berbagai pihak,โ€ sampai Wawali Dedy.

Iapun menceritakan berbagai pengalaman yang ia lalui selama menjadi Ketua PMI kepada mahasiswa maupun dosen di lingkungan STIA Kota Bengkulu.

โ€œAda banyak kisah yang saya hadapi selama menjadi pimpinan PMI. Ada banyak orangtua harus kehilangan anaknya karena kekurangan darah. Untuk itu, kita semua berharap jangan lagi ada masyarakat yang kebingungan ketika membutuhkan darah. Mimpi kita orang yang datang ke PMI sama rasanya dengan datang ke perbankan. Kalau di bank tersedia uang, nah di PMI stok darah itu selalu ada,โ€ terangnya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa menjadi insan yang bermanfaat, entah itu dalam hal sosial maupun lainnya.

โ€œKegiatan ini sangat baik karena dapat membentuk kepedulian sesama. Jadilah mahasiswa yang berguna untuk daerah, negara dan tentunya berguna untuk sesama,โ€ pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua STIA Gustini menyampaikan, pihaknya membentuk jiwa mahasiswa yang penuh perhatian dan peduli kepada masyarakat saat kegiatan pengenalan kampus dan program studi (PKPS).

โ€œKita bentuk semuanya sebagai mahasiswa yang berjiwa sosial tinggi,โ€ tutup Gustini. (***)

Berita Utama lainnya

Jangan Lewatkan