Karya Bakti Skala Besar untuk Masyarakat

Kota Bengkulu, Annirell.Com >> Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI AD TA. 2026 resmi berjalan, secara seremonial bertempat dan Balai Semarak Provinsi Bengkulu, Sabtu (17/10). Hadir dikegiatan ini Wakil Panglima Kopasus, Mayjen. TNI Ferdial Lubis, S.I.P.,M.PCT., Dansatgas KBSB TNI AD, Brigjen TNI Bram Pramudia SE.,MI.Pol, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, SE,M.Han, Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE diwakilkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Chairil Anwar.,M.Si., Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan (PDP) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Emendes PDT), Perwakilan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Hj. Leni Haryati John Latief SE., M.Si dan apt. Destita Khairilisani, S.Farm.,M.S.M, Walikota Bengkulu diwakilkan oleh Sekda Kota Bengkulu, Medy Febriansyah, SSTP,M.Si, Forkopimda, GM UIP3BS, Amiruddin dan mewakili GM UIP S2JB, Teguh Aang Harmadi dan petinggi instansi lainnya.

Mengawali kegiatan, Dansatgas KBSB TNI AD, Brigjen Bram Pramudia menyampaikan melihat kondisi perekonomian Bengkulu Termiskin keuangan di Pulau Sumatera, untuk itu TNI hadir bersama kementerian terkait, pemerintah daerah dan Pihak strategis lainnya melaksanakan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) di Bengkulu dengan semangat gotong royong dengan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Didorong Denan 5 semangat sambungnya yakni kolaborasi lima sektoral, pembangunan wilayah, pemenuhan kebutuhan dasar, kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Adapun kegiatan TNI AD ini secara organisasi yakni KSAD TNI, pimpinan umum Panglima Kopasus, Wakil Panglima Umum Pangdam XXI Raden Inten, Dansatgas Kopasusdan Wadansatgas KOREM 021/Gamas serta komandan lapangan seluruh Dandim diwilayah KOREM 021/Gamas. Untuk pelaksanannya hingga 31 Desember 2026 sambunya sebanyak 721 Titik yang meliputi sumur bor 224 iitik, RTLH 225 titik, rehab sekolah 86 titik, MCK 61 titik, rehab tempat ibadah 36 titik, rehab jalan 13 titik, rehab panti asuhan 1 titik, jembatan 62 titik, pipanisasi 10 titik, PLTMH 3. Untuk pelaksanaannya nanti sebanyak 1.206 orang, ditambah dengan kegiatan donor darah, sunatan masal operasi katarak, operasi bibir sumbing dan kaki palsu serta pembersihan pantai panjang, reboisasi, pemeriksaan kesehatan gratis, yang kesemua hal tersebut merupakan mewujudkan program Asta Cita yang dicanangkan presiden Prabowo Subianto.

“Kami berharap dukungan dari seluruh komponen masyarakat di Provinsi Bengkulu dalam pelaksanan tugas kami disini. Terimakasih atas seluruh pihak atas keterlibatan dan partisipasinya hingga dipusat baik di DPD, Kemendes PDT, Bupati dan walikota dalam perencanaan dan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Provinsi Bengkulu tahun 2026 ini, “pungkasnya.

Senada disampaikan Asisten 1 Setda Pemprov Bengkulu Chairil Anwar menyampaikan sambutan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengapresiasi dan ucapan terimakasih kepada jajaran pemerintah pusat,TNI khususnya Kopasus, Kodam XXI Raden Inten, Korem 041/Gamas yang elah menginisiasi kegiatan mulia ini. Karya Bakti ini bukan sekedar.membangun fisik baik jalan, jembatan dan lainnya lebih dari ini merupakan wujud nyata keberadaan TNI ditengah-tengah rakyat dan implementasi operasi militer selaku peran dan membantu pemerintah daerah. Kondisi di Provinsi Bengkulu masih banyak yang perlu bantuan dan kontribusi dari semua pihak, melalui kegiatan ini dapat menjawab kekurangan itu. Adapun sasaran strategis sambungnya terdiri dari sasaran strategis berupa pembukaan badan jalan, pembangunan jembatan, mck, rumah tidak layak huni, sumur bor, pembuatan pembangkit mikro hidro ,rehab sekolah dan panti asuhan. Yang kedua sarana non fisik berupa penyuluhan stunting, penyuluhan kesehatan gratis serta cek kesehatan gratis dan pembagian sembako yang mana hal ini selaras dengan program prioritas Pemprov Bengkulu percepatan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan ekstrim yang sejalan dengan program bantu rakyat.

Baca Juga Berita  157 Target Karya Bakti TNI 2026

“Pemprov terus berikhtiar dan berusaha dalam keadaan kondisi keuangan daerah yang boleh dikatakan tidak baik-baik saja. Dengan anggaran 2.7 Triliun sementara kebutuhan infrastruktur yang luar biasa dan ditambah pemangkasan anggaran 600 Miliar untuk hal ini ternyata tidak cukup. Begitupun masyarakat yang masih menunggu rumah tidak layak huni dimana Pemprov selalu dapat bantuan dari Polda dan baznas dan jumlahnya sangat besar sehingga masih banyak juga yang belum tertangani.

“Semoga seluruh jajaran TNI dalam pelaksanaannya nanti senantiasa disertai dengan semangat hati riang gembira dan profesionalisme, menjaga keutamaan faktor keamanan dan keselamatan, jaga kualitas pekerjaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Kepada jajaran pemerintah kabupaten dan kota Bengkulu, mari kita berikan dukungan penuh, karena keberhasilan Karya Bakti jika ada ada kolaborasi, libatkan masyarakat seluas-luasnya karena gotong royong adalah jati diri bangsa kita.kepada masyarakat penerima manfaat mari manfaatkan momentum ini bantu, jaga dan pelihara hasil karya bakti ini karena ini adalah milik kita bersama, “pungkasnya.

Kemudian Wakil Panglima Kopasus, Mayjen. TNI Ferdial Lubis, S.IP.,M.PCT menyampaikan Karya Bakti Skala Besar ini wujud kepedulian tentunya dari KSAD dengan memastikan TNI AD juga hadir ditengah-tengah masyarakat ,untuk rakyat dalam rangka ketahanan wilayah. Selain itu juga sebagai bentuk kepedulian panglima Kopasus, Letjen. TNI Djon Afriand, S.I.P.,MS.DA, yang merupakan putra Bengkulu yang mana awalnya hanya jembatan saja dengan 62 titik namun dengan menyerap kebutuhan masyarakat Bengkulu, kolaborasi dengan Ketua DPD, Menteri Desa Dan PDT dan pihak lain sehingga menjadi 721 titik. Kegiatan yang akan dilakukan ini dengan banyak titik pelaksanan serentak ini berjalan selama 60 hari kalender merupakan Karya Bakti Skala Besar dan ini sangat berbeda karena melibatkan wilayah (Kodam XXI Raden Inten), Kopasus, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga berkontribusi.begituoun mitra lokal, mitra strategis pemerintah pusat dan ini merupakan salah satu platform terbaru, dan berharap program ini bisa menjadi percontohan dan uji tantangan dalam pelaksanaan ini, tidak ada yang tidak mungkin dan semua kendala dapat diselesaikan bersama sama.
“Karya Bakti Sakala Besar di Provinsi Bengkulu ini merupakan wujud nyata kepedulian seluruh jajaran TNI AD, Dengan data yang akurat akan kebutuhan masyarakat menyeluruh. Daerah mana yang belum tersentuh pembangunannya sebagaimana masukan dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan itu yang kami masukkan dalam target KBSB tahun ini. Kami yakin apa yang dikerjakan nantinya betul-betul dibutuhkan masyarakat, “tutupnya.

Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun anggaran 2026 diselenggarakan di seluruh Wilayah Provinsi Bengkulu. Untuk pembangunan fisik yakni jembatan beton sebanyak 26 titik dan jembatan gantung 16 titik. Kemudian ada 20 titik tambahan yakni 13 titik jembatan beton dan 7 titik jembatan gantung. Selain itu ada operasi Katarak sebanyak 49 orang, donor darah 1.200 orang, khitanan 180 orang, operasi bibir sumbing 30 orang, kaki palsu 1 orang, penanaman pohon 1.800 bibit dan bakti lingkungan 1.800 orang. (R10)

Berita Terbaru Lainnya...

banner 300x200

Jangan Lewatkan