Kota Bengkulu, Annirell. Com >> Komando Resor Militer (Korem) 041/Garuda Emas (Gamas) dalam mempererat silaturami dan publikasi gelar Coffee Morning bersama Insan Pers yang tergabung didalam Group Media Korem Bengkulu WA. Hadir di kesempatan ini Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Ketua AJI Bengkulu, Ketua AMJ, Ketua SMSI Bengkulu, Pimpinan Media yang berdomisili di Kota Bengkulu.
Mengawali kesempatan tersebut, Komandan Korem (Danrem) 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., menyampaikan dalam menjalankan tugas dan fungsi Wartawan yang tertuang didalam kode etik jurnalistik, menyiapkan data dengan uaoaya cek dan re cek serta memverifikasi data sehingga tercipta suatu berita yang ril dan berimbang. Ia juga menambahkan di era digital dan pesatnya arus media sosial maupun media online semakin dekatnya suatu berita tersaji. Hal tersebut dimanfaatkan oleh oknum atau pihak tertentu untuk memviralkan suatu Isu demi kepentingan sepihak dengan mengenyampingkan asas Check and Balancing sesuai dengan etika jurnalistik.
”Kami sangat memahami dinamisnya media online saat ini. Namun, kami menekankan pentingnya balance data dan konfirmasi. Jangan sampai informasi yang beredar tidak sinkron atau belum terverifikasi justru memicu opini yang keliru di masyarakat,” ujar Brigjen TNI Jatmiko Aryanto saat memberikan sambutan di hadapan awak media.
Mengenai Perkembangan Koperasi Desa dalam program KDMP, Danrem turut memaparkan progres serta dinamika pelaksanaan program strategis Koperasi Merah Putih di wilayah jajaran Korem 041/Gamas. Saat ini, tercatat sebanyak 565 titik dari target awal sekitar 700 titik telah masuk dalam penyelesaian tahap pertama.
”Proses ini dilakukan secara bertahap karena belum seluruh lahan di desa maupun kelurahan siap. Sebagai contoh, di Kabupaten Bengkulu Utara seluruh 81 titik sudah selesai (clear) dan tinggal menunggu tim inverfal (inventarisasi dan verifikasi),” jelasnya.
Menanggapi pemberitaan dan tindakan hukum di wilayah Mukomuko dan Bengkulu Selatan, ia menegaskan Korem 041/Gamas bertindak terukur dan objektif sebagai komando atas jajaran Kodim. Pihaknya selalu melakukan uji silang (cross-check) data di lapangan, serta memanggil jajaran maupun pihak terkait sebelum mengambil keputusan.
”Setiap ada laporan atau data masuk, kami tidak terburu-buru mengambil keputusan. Kami cek ke lapangan, panggil pejabat terkait, dan kroscek datanya. Mana yang memang dikelola dengan baik oleh Dandim-nya, dan mana yang perlu dievaluasi. Semua harus berbasis data yang akurat,” tegas Danrem.
Untuk itu, Danrem Jatmiko mengapresiasi atas langkah insan pers dalam memverifikasi atas kejadian atau isi yang berseleweran di media sosial dan terus memberitakan kemajuan serta kehadiran TNI AD di tengah masyarakat. Apalagi secara seremonial Karya Bakti Skala Sosial (KBSB) yang hasilnya nanti dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, berkat sinergitas dengan pemerintah setempat, Pemerintah Pusat dan Pihak strategis lainnya. Selain itu tambahnya insan pers di Bengkulu sangat kooperatif dan proaktif dalam membangun iklim komunikasi.
”Saya berterima kasih kepada rekan-rekan media di Bengkulu yang selama ini sangat proaktif berkoordinasi dan mengonfirmasi langsung kepada kami. Korem sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi perbaikan bersama,” tutupnya. (R10)














