Bengkulu >> Dalam rangka mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat hubungan dengan pelanggan, PT PLN (PerseroUnit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu menghadirkan booth pelayanan interaktif dalam gelaran Festival Tabut 2025 di Provinsi Bengkulu.
Festival Tabut yang merupakan perayaan budaya tahunan dan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bengkulu, menjadi momentum strategis bagi PLN untuk memperkenalkan berbagai inovasi layanan sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait ketenagalistrikan.
Booth pelayanan PLN menampilkan berbagai layanan unggulan, seperti kemudahan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile, edukasi terkait migrasi ke layanan pascabayar, sosialisasi swacam (swadaya catat meter), serta penyampaian informasi penting terkait SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum). Selain itu, pengunjung juga dapat memberikan rating dan review aplikasi PLN Mobile secara langsung di lokasi, sebagai bentuk evaluasi terbuka terhadap layanan yang diberikan.
Manager PLN UP3 Bengkulu, menyampaikan melalui kehadiran booth ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memberikan layanan yang modern, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“keikutsertaan PLN dalam Festival Tabut bukan hanya simbolis, namun merupakan implementasi nyata dari transformasi pelayanan PLN yang semakin digital, transparan, dan proaktif dalam menjangkau masyarakat,” ungkap Anjar.
Partisipasi ini juga mempertegas komitmen PLN dalam mendukung kegiatan sosial budaya daerah dan turut serta dalam mendorong kemajuan ekosistem energi berbasis energi listrik.
Melalui momen kebudayaan ini, PLN berharap dapat mempererat ikatan emosional dengan masyarakat sekaligus membangun pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan energi di Indonesia. (***)


























