Pesan Kepala KPwBI Bengkulu Untuk Masyarakat Melalui BBM

Kota Bengkulu >> Rupiah adalah Simbol Kedaulatan Negara. Bagi masyarakat rupiah /uang sebagai nilai tukar /jual beli dan hal lainnya yang berkaitan dengan keuangan, namun masih banyak hal penting lainnya yang harus diketahui akan Rupiah yang kita banggakan.

Untuk mengedukasi masyarakat melalui perantara media, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu Gelar Bincang Bareng Media (BBM), dengan mengusung tema Literasi Media terhadap Fungsi dan Peran Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan Negara, bertempat salahsatu resto di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu, Senin (9/03). Hadir berbagai media massa sekota Bengkulu yang merupakan rekan dalam menyampaikan seluruh informasi dan kegiatan diwilayah kerja KPwBI Provinsi Bengkulu.

Pemaparan mengenai ciri-ciri Uang layak dan Uang Tidak Layak Edar (UTLE).

Dikesempatan yang bertepatan dengan bulan Ramadhan 1447 H, Kepala KPwBI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat kepada reken Pers, bahwa Rupiah yang merupakan mata uang resmi Indonesia dan menjadi Simbol Kedaulatan Negara. Di tengah masyarakat khususnya di Provinsi Bengkulu dalam Bulan Ramadhan ini, uang sudah banyak beredar terutama dalam transaksi jual beli dan penukaran uang baru, karena terkait kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

“Kami menghimbau melalui teman-teman media untuk menyampaikan kepada masyakarat terkait pemeliharaan uang jika ada uang di masyarakat yang lusuh, rusak dapat menukarkan kepada Bank Indonesia. Ada kriteria penukaran uang tersebut. Uang rusak selama ini jadi limbah saja, namun sekarang uang yang tidak layak edar ini setelah musnahkan dan dijadikan salah satu bahan bakar listrik, yang mana uang rusak tersebut terkandung 4000 kalori jauh dibawah batubara yang memiliki 5000 kalori, hal ini telah terjalin kerjasama dengan PT PLN Nusantara Power yang berada di Muara Enim Sumatera Selatan, ” jelas Wahyu, Kepala KPwBI Bengkulu.

Suasana BBM jelang Berbuka Bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu dengan Insan Pers sekota Bengkulu.

Selama bulan Ramadhan 1447 H/ 2026 M tambahnya, uang baru beredar telah mencapai 2 Triliun. Untuk setahunnya, Bank Indonesia mengeluarkan uang baru hampir 8 Triliun, rata-rata tiap bulannya 700 Miliar lebih. Pada bulan Ramadhan ini, peredaran uang baru sekitar 2 Triliun/ hampir 25%. Adapun peredaran uang baru tersebut dalam bulan Ramadhan tahun ini, KPwBI Bengkulu dalam penyebarannya di 7 titik dan 30 kantor Perbankan yang ada di Provinsi Bengkulu, yakni 21 kantor Bank di Kota Bengkulu, 2 Bank Di Bengkulu Selatan, 2 Bank di Mukumuko, dan 5 Bank di Lubuk Linggau dilihat dari jarak terdekat dari Sumatera Selatan yang menjadi wilayah kerjanya.

“Selama bulan Ramadhan, uang yang baru yang ditukarkan masyarakat sudah mencapai 22.4 Miliar dari Targat 31 Miliar, jadi sudah mencapai 2/3 nya terealisasi. Untuk jadwal penukaran uang masyarakat dapat mengakses web BI yakni www.pintarbi.go.id, “imbuhnya.

Mengenai penukaran uang baru, menjelang akhir Ramadhan ini target penukaran uang baru sekitar 9.900 penukar dengan nilai 36.5 Miliar, sehingga jika terealisasi sesuai rencana total penukar uang baru sekitar 12.000-13.000 penukar dengan nilai 67 Miliar diluar dari Perbankan yang masih mendominasi tempat penukaran uang baru.

Dalam kegiatan ini juga, KPwBI Bengkulu juga menjelaskan karateristik uang layak edar dan tidak layak edar. Ditengah masyarakat masih banyak yang awam akan dua hal tersebut. Uang tidak layak edar terdiri dari empat jenis yakni uang cacad, uang rusak dan uang lusuh dan uang dengan tanda khusus.
Adapun ciri-ciri Uang Tidak Layak Edar (UTLE) tersebut adalah Uang Rusak yakni Sobek, berlubang, atau terbakar yang mengakibatkan ukurannya menjadi kurang dari 2/3 (dua pertiga) dari ukuran aslinya. Kemudian Uang Lusuh yakni Fisik uang kertas yang lecek, kotor, atau warnanya pudar. Kemudian Uang Cacat yakni Uang dengan cacat cetak atau kerusakan fisik lain. Dan yang terakhir Uang dengan Tanda Khusus yakni dicoret, distapler, atau ditempeli selotip berlebihan. Jadi jika masyarakat menyimpan atau menemukan uang masuk dalam ciri-ciri diatas dapat menukarkan pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu yang sebelum penukarannya harus menjadwalkan di situs resmi www.pintarbi.go.id, yang mana untuk hari penukaran uang tersebut pada hari Selasa dan Kamis. (R10)

Berita Terbaru Lainnya...

banner 300x200

Jangan Lewatkan