Bengkulu Road To Festival Ekonomi Syariah 2025: Memperkuat Peran Ekonomi Syariah Sebagai Sumber Pertumbuhan Baru di Bengkulu

Kota Bengkulu >> Ekonomi syariah telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Hal tersebut terlihat dari semakin besarnya keterlibatan negara-negara non muslim ke dalam bisnis syariah, seperti: (I) Tiongkok sebagai eksportir busana muslim tertinggi ke kawasan Timur Tengah; (ii) Thailand sebagai dapur halal dunia; (iii) Brazil sebagai pemasok daging unggas halal terbesar keTimur Tengah; (iv) Australia sebagai pemasok daging sapi halal terbesar keTimur Tengah; dan beberapa peluang lainnya.
Potensi ekonomi syariah secara global terus meningkat, dan Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar didunia turut mengambil peran strategis.

Berdasarkan The Global Islamic Economy Index 2023/ 2024, Indonesia saat ini menempati peringkat ke-3 dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah global. Sebagai bentuk komitmen memperkuat peran ekonomi dan keuangan syariah (eksyar), Bank Indonesia secara kosisten menyelenggarakan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) sebagai platform integrasi eksyar nasional.

ISEF didahului dengan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) yang dilaksanakan di 3 (tiga) kawasan, yaitu Regional Sumatera, Regional Jawa, dan Kawasan Timur Indonesia(KTI).
Sebagaibagian darikegiatan FESyar regional Sumatera, Kantor PerwakilanBank IndonesiaProvinsi Bengkulu kembali menyelenggarakan BERKAH(BengkuluRoadToFestivalEkonomiSyariah)Tahun 2025 yang berlangsung pada tanggal 25s.d 27 April 2025 bertempat diAtrium Bencoolen Mall, Kota Bengkulu.

BERKAH merupakan wujud nyata kontribusi Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial melalui penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan berbagai pihak, antaralain: Pemerintah Daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Otoritas Jasa Keuangan, Perbankan Syariah, LPPOMMUI, Kanwil KEMENKUMHAM, Badan Wakaf Indonesia, pondok pesantren binaan, pelaku UMKM, serta nara sumber dibidang fashion dan kuliner.
Kolaborasi ini tercermin dari seluruh rangkaian acara, baik dalam sharia fair, sharia competition, maupun sharia talkshow. Dengan adanya kolaborasi dengan berbagai pihak ini diharapkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dapat diperkuat, dan dampak kepada masyarakat akan semakin luas.

Rangkaian kegiatan BERKAH 2025 dikemas dalam bentuk kegiatan, edukatif, interaktif, dan inspiratif. Yang melibatkan UMKM, komunitas, lembaga keuangan syariah, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.Tujuan utama kegiatan BERKAH mengacu kepada 3(tiga) pilar pengembangan Eksyar Bank Indonesia yaitu(i) Penguatan ekosistem produk halal; (ii)Penguatan keuangan syariah; dan (iii) Penguatan literasi, inklusi,dan halal lifestyle.

Untuk memperkuat ekosistem produk halal, BERKAH menghadirkan sharia fair yang berlangsung selama 3(tiga) hari diAtrium BencoolenMall. Pameran ini menghadirkan puluhan UMKM binaan dan mitra strategis Bank Indonesia yang menampilkan produk unggulan seperti makanan dan minuman halal, modest fashion berbasis wastra khas Bengkulu, serta produk-produk inovatif dari pondok pesantren binaan, antara lain air minum dalam kemasan, madu trigona, sayuran hidroponik, dan kopi robusta.

UMKM binaan KPwBl Provinsi Bengkulu yang berpartisipasi antaralain Atik Batik, Oase Gallery, Kito Scarf, serta UMKM kuliner lokal seperti Kalamansi Putri Bengkulu, Giwi-Gewi, KrupukTuiri(Tulang lkanTenggiri), dan berbagai produk kuliner khas lainnya. Adapun pondok pesantren binaan yang berpartisipasi dalam Sharia Fairantara lain: PP Darussalam Tegal Rejo, PP Nurul Quran, PP AbdurrahmanAlFatih,danPPAlFatah.

Pameran ini bertujuan untuk mendukung pemasaran produk halal lokal,memperluas jangkauan bisnis UMKM menuju pasar yang lebih luas, dan memperkenalkan potensi pesantren sebagai pelaku ekonomi.Sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi transaksi ,sistem pembayaran nontunai menggunakan QRIS juga diterapkan diseluruh area ShariaFair.

Dalam mendukung akses pembiayaan syariah, BERKAH 2025 menghadirkan booth layanan perbankan syariah, dan mengadakan seremonial business matching yang menunjukkan upaya konkret Bank Indonesia dalam mendorong linkage antara sektorriil dan sektor keuangan syariahdi daerah.

Untuk memperkuat literasi, inklusi, dan halal lifestyle, BERKAH 2025 juga menyelenggarakan berbagai talkshow edukatif setiap harinya, yang menghadirkan narasumber inspiratif dari berbagai sektor. Ternatalkshowantaralain:(i)Talkshow Fashion Color Trend2025;(ii)Talkshow UMKM Naik Kelas: Pentingnya Sertifikasi Halal dan Perlindungan HAKI;(iii)Talkshow Literasi Ekonomi Keuangan Syariah dan Perlindungan Konsumen; dan (iv)Talkshow Penguatan Kemandirian Pesantren dan Perluasan Nazhir untuk Ekonomi Syariah Berkelanjutan. Kegiatan talkshow ditujukan untuk pelajar, mahasiswa, komunitas, UMKM, serta masyarakat umum yang antusias terhadap gaya hidup halal. (***/rls)

Untukmemperkuatliterasi ekonomisyariahdanmenggalikreativitasmasyarakat,BERKAH 2025juga menggelarberbagaishariacompetitionantaralain:(i)Lomba MTQtingkatSMA/sederajat,(ii)Lomba KahootEkonomiSyariah tingkat SMA/sederajat;(iii)LombaWastra ModestFashionStyling;dan(iv) LombaQasidahtemaCinta,Bangga,Paham,Rupiah.Selainitu,turuthadirjugakompetisimemasak diversifikasipangansebagaibentukedukasisekaligusdukunganterhadappengendalianinflasidi daerah.
BERKAH2025jugaakandirangkaikandenganagendapentinglainnyasepertipelantikanDewan Pimpinan Wilayah (DPW) HEBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren) Provinsi Bengkulu, sebagai upayamemperluassinergiantarapesantren,pelakuusaha,daninstitusipembinaekonomisyariahdi Provinsi Bengkulu.
Kedepannya,KantorPerwakilanBankIndonesiaProvinsiBengkuluakanterusmemperkuatsinergi dengan berbagai pihak dalammembangunekosistem ekonomidankeuangan syariahyanginklusif, berdaya saing, danberkelanjutan. (***/rls)

Berita Terbaru Lainnya...

banner 300x200

Jangan Lewatkan